Showing posts with label Perbankan. Show all posts
Showing posts with label Perbankan. Show all posts

Lowongan Kerja 2018 Bank BTN

Hallo Sahabat Blogger.. Apakah anda masih seorang pengangguran..? jika ia.. mungkin saatnya anda membuat Surat Lamaran karena Bank BTN sedang membutuhkan Pegawai.
Officer Development Program merupakan posisi rekrutmen pada level officer melalui program pengembangan pemimpin masa depan Bank BTN dan sekaligus mendidik calon pegawai menjadi bankir profesional dimana para calon pegawai dibekali dengan pendidikan dan pelatihan di kedua sisi baik hard competencies dan soft competencies diberbagai bidang baik bidang pendanaan maupun bidang perkreditan.

Nah, Jika anda tertantang untuk menjadi seorang Bankir Profesional, sekarang saatnya anda melayangkan Lamaran anda dengan, Qualification :
  • Anda harus Warga Negara Indonesia
  • Jenis Kelamin Laki-laki dan Perempuan
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama satu tahun setelah diangkat pegawai tetap
  • Usia maksimal 26 tahun (belum berulang tahun ke 27 di tahun rekrutmen berjalan)
  • Pendidikan minimal S1 dari PTN/PTS terkemuka dan memiliki reputasi baik Indeks Prestasi Kumulatif IPK minimal 3.00 skala 4.00
  • Diutamakan dari jurusan Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, dan Studi Pembangunan Hukum Perdata dan Pidana,ilmu Komputer, Komunikasi, Teknik Informatika,Teknik Sipil Arsitektur, Elektro, Psikologi dan Statistika
  • Tinggi badan minimal 160 cm Laki - Laki dan 155 cm Perempuan
  • Berat badan proporsional dan berpenampilan menarik
  • Bersedia menjalani ikatan dinas selama 5 tahun
  • Tidak memiliki hubungan keluarga dengan pegawai Bank BTN ( ayah / ibu / anak / adik / kakak ).
Untuk melakukan pendaftaran/ Procedure for Registration anda bisa langsung kunjungi website BTN
 Semoga Berhasil dan menjadi seorang  Bankir Profesional yang Sukses..!!

Pemusnahan Uang Lusuh Oleh Bank Indonesia Mencapai Rp.161,79 Triliun

Kepada Masyarakat Yang Mempergunakan Uang Kertas Agar Memperhatikan atau Menjaga Kerapian Uang Kertas Agar tidak terjadi kerusakan atau Lusuh yang akan mengakibatkan Uang kertas tersebut enggan di terima apabila dipergunakan saat transaksi pembayaran. Berbagai Macam Jenis kerusakan yang bisa terjadi pada uang kertas sehingga terkadang enggan untuk menukarkannya atau membelikannya dengan sesuatu barang.

Himbauan ini disampaikan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas, Yang bertujuan agar mengurangi angka pemusnahan yang dilakukan Oleh BI terhadap Uang Kertas yang sudah tidak bisa di Pakai.
"Kalau punya uang dijaga baik-baik, jangan sampai lusuh, dilipat-lipat dan sobek",Ungkapnya.

Perlu di perhatikan, Pemusnahan Uang kertas yang dilakukan oleh Bank Indonesia karena uang kertas tidak dapat dipakai lagi sudah mencapai Rp.161,79 Triliun, Sementara untuk priode Januari - Juli 2012 uang yang dimusnahkan mencapai Rp38,19 triliun. Jumlah ini sangat banyak walaupun tiap tahun sudah turun karna banyak terbantu oleh Para pengguna uang Elektronik, sehingga tidak lagi menggunakan Langsung Uang sebagai alat transaksi.

Ia menjelaskan, uang lusuh yang tidak terpakai itu dilaporkan oleh kantor cabang di semua daerah setiap bulan untuk dimusnahkan dan diganti dengan uang baru.
Kategori tingkat kelusuhan akan dilakukan oleh mesin sortasi dengan memilah uang mana yang masih layak digunakan dan mana yang tidak.
"Kemudian baru dimusnahkan, tiap kantor cabang sudah punya mesinnya," kata dia.
Bank Indonesia kini berupaya mendorong penggunaan uang elektronik untuk mengurangi penggunaan uang tunai.
"Kita harus kurangi uang tunai karena sudah tidak praktis lagi baik dari segi keamanan atau pemakaian, kalau uang tunai hilang ya sudah kan hilang. Sekarang kan sudah ada Elektronic Money, nggak ribet harus ke mall cari ATM lagi jadinya," ujarnya.

Maka dari itu, agar tidak semakin banyaknya Uang kertas yang akan di musnahkan oleh Bank Indonesia, Diharapkan Kepada Masyarakat yang mempergunakan uang kertas tunai sebagai Alat Transaksi supaya dapat menjaga kerapian dari uang tersebut, sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik walaupun sudah berpindah tangan dari si A, B, C dan seterusnya.

Characteristics and Types of Transactions Trading Company

A. Characteristics of Trade Company
Trading company is a company whose main business is buying goods for the purpose of sale without reprocessing. In the event of processing is usually limited to the packaging or the provision of specialized packaging for goods more attractive. Trading companies can be divided into wholesalers and small traders. Basanya wholesalers buy goods directly from factories producing these goods. While small traders (retailers) to purchase goods from wholesalers for resale to consumers directly with the retail price.

The process of recording transactions in principle the same trading company with the listing process performed on the company's services. Only in a trading company needed the additional accounts and certain procedures relating to the purchase and sale of merchandise.

One karasteristik listing on the trading company is the calculation of cost of goods sold. Cost of goods sold is the amount applied by the company until the acquisition cost of goods ready for sale.

To calculate the cost of goods sold required records relating to the purchase, transportation costs, purchase returns and price reductions, discounts purchases, merchandise inventory beginning of the period, as well as end of period inventory.

Given the da karasteristik the special accounts are needed, then pmbuatan company's financial statements will be different from merchant services company report. There are clear differences in the income statement, considering that the calculations contained therein cost of goods sold, while the other financial statements, ie balance sheet and statement of changes in capital is almost the same as the accounting services firm.

Trading company activities include:
a. Purchase goods for resale without changing shape.
b. Traded goods are tangible physical
c. Basic income in the form of sales
d. A staple of the cost of goods sold (Cost of good sold)

Operation of trading companies as follows:
a. purchase
b. payment
c. sale
d. receipt of goods

Basically a trading company has the following main activities which include buying, selling merchandise, receipts, and disbursements. In this trading activity, not out of the following conditions:
a. payment terms
b. delivery terms

Payment Terms trading company in the transaction
Buy and sell, especially for payments made on credit, payment terms at a time when that would come to be defined clearly so that both sides know some of the amount to be paid and when payment must be made.

Payment terms closely related to the provision of pieces that can be divided into:
a. Cut Cash
Cut Cash (cash discount) is a piece provided by the seller to the buyer in connection with payments made eligible cash discount has been determined. While the credit period is the grace period given by the seller to the buyer to make payment.

Pieces and the credit period must be stated in the invoice, for example, 2/10, n/30 means pmbeli will receive 2% discount if payment is made no later than 10 days of account after the date of the transaction.

While the nominal loan period (n) given is 30 days.
Example:
Dated March 4, 2012, CV Prosperous merchandise sold for Rp. 200,000.00 with terms 2/10, n/30.
This means, CV Prosperity will mmberi discount to buyers of Rp. 4000.00 (2% x 200,000.00), if payment is made no later than 14 March 2012. later than the date the buyer does not get cut and the purchaser must pay the amount of Rp. 200,000.00 until April 3.
b. Quantity of pieces
Quality pieces (Quantity discounts) is granted if the number of pieces of the goods purchased are qualified in quantity discounts. So in this case if the greater number of purchases, the lower the One Price.

In addition to the above terms, there is still no agreement the buyer and seller which is a condition of payment, the End of Mount (EOM), which are divided into:

A. EOM payment terms, meaning that the net invoice price must be paid no later than the end of the sale. In this case, the seller does not give discount to the buyer.
On 5 April 2012 is to purchase merchandise for Rp. 100,000.00 on condition of EOM. This means, the buyer must pay the net invoice price no later than 30 April 2012, without a discount.

B. payment terms n / 5, EOM, meaning that the net invoice price must be paid no later than 5 days after the end of the month without a discount.
On 11 May 2012 made ​​the purchase of merchandise for Rp. 300,000.00 provided that n / 5, EOM. This means, the buyer must pay the invoice price no later than the 5th of June 2012 without a discount.

Dampak dan Pengaruh Kehilangan Pekerjaan

Dalam Masa Krisis Finansial ini tentunya kita semua berharap keadaan yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Namun sore itu saya ditelepon oleh seorang teman yang memberitahu kalau dia baru saja kehilangan Pekerjaan.

Teman saya ini sudah 12 tahun bekerja di salah satu Perusahaan Asuransi Multinasional. Dia sudah membayangkan posisi baru di depan mata ketika tiba-tiba perusahaannya terkena dampak krisis global keuangan yang disusul dengan PHK massal atau istilah kerennya redundancy.

Akhirnya kami memutuskan bertemu dan bertukar pikiran untuk mencari sikap yang tepat dalam menghadapi situasi yang tak terduga ini. Intinya, kehilangan pekerjaan menimbulkan masalah Finansial dan Psikologis akan tetapi selalu ada kesempatan untuk menciptakan kondisi yang lebih baik.


Kehilangan Pekerjaan artinya sama dengan kehilangan sumber penghasilan. Tidak peduli seberapa besar penghasilan Anda dan seberapa banyak Tabungan di Bank, tentunya Anda ingin menengok kembali spending habits Anda.

Sekarang saatnya untuk mengurangi pengeluaran dan menyusun kembali strategi keuangan yang tepat. Barangkali Anda pun harus mengubah gaya hidup Anda sesuai dengan keadaan yang terjadi.
Kalau Anda punya sejumlah "Kartu Kredit", sebaiknya Anda menutup beberapa diantaranya dan menyisakan satu atau dua kartu kredit saja. Pilihlah kartu kredit yang paling kecil bunganya kemudian lunasi kartu kredit yang lain atau alihkan tagihannya ke kartu kredit yang Anda pertahankan.

Anda pun ingin mengurangi pengeluaran harian atau bulanan, menutup membership yang tidak perlu, dan mengurangi makan diluar.
Singkatnya, Anda hilangkan pengeluaran yang tidak terlalu perlu. Semua langkah ini diperlukan supaya Anda memiliki kendali atau kehidupan finansial Anda terutama dalam menghadapi keadaan ekonomi yang tidak pasti.


Secara Psikologis kehilangan pekerjaan sama dengan kehilangan kepercayaan diri. Kepercayaan Anda kepada pekerjaan selama bertahun-tahun seolah-olah hilang begitu saja dalam sehari. Namun pada dasarnya, apabila Anda tidak menemukan alasan yang jelas kenapa Anda harus kehilangan pekerjaan, kemungkinannya adalah kesalahan bukan pada diri Anda.
Krisis keuangan yang terjadi membuat perusahaan Anda berpikir untuk mengurangi jumlah karyawan di posisi dan golongan tertentu. Berdasarkan performance di kantor barangkali Anda termasuk yang layak dipertahankan tapi posisi Anda sudah tidak mungkin diperlukan lagi. Tentunya ini tidak fair, tapi begitulah yang terjadi.

Sedih dan panik atas hilangnya sumber keuangan tentunya wajar. Tetapi apabila keadaan ini berlarut-larut maka Anda harus melakukan sesuatu untuk memperbaikinya.
Anda ingin membangun komunikasi dengan diri Anda sendiri. Menghilangkan perasaan bersalah, berhenti menyalahkan orang lain, dan mengambil alih kembali kehidupan karir Anda. Anda boleh kehilangan pekerjaan tapi jangan sampai hal ini merusak mimpi dan cita-cita Anda.


Barangkali agak aneh kedengarannya bahwa Anda justru memperoleh kebebasan ketika kehilangan pekerjaan. Saat ini adalah momen yang tepat untuk mendefinisikan kembali apa yang Anda mau dari kehidupan karir Anda.

Misalnya saja ternyata Anda menemukan kepuasan dari karir Anda yang lama. Rasanya apa yang Anda kerjakan betul-betul mewakili apa yang Anda inginkan. Hal ini sangatlah bagus karena banyak orang menghabiskan puluhan juta untuk menghadiri pelatihan dan seminar hanya untuk mencari tahu apa yang mereka inginkan dari karirnya.

Namun misalnya Anda tidak puas dengan karir di tempat yang lama. Pekerjaan Anda bisa menghasilkan uang untuk menabung dan membayar cicilan tapi tidak memberikan kebahagiaan sesuai dengan cita-cita Anda.
Dalam hal ini kehilangan pekerjaan menjadi seperti berkah karena sekarang Anda memiliki kesempatan untuk memulai karir baru yang sesuai dengan cita-cita ditambah dengan uang pesangon yang Anda terima dari perusahaan!

Pindah pekerjaan di masa ekonomi sulit bukanlah tindakan yang diinginkan sebagian besar orang. Namun Anda ingin membuktikan bahwa Anda bisa keluar dari situasi sesulit apapun. Pengalaman profesional Anda bisa menambah keyakinan dan kepercayaan untuk menemukan solusinya.
Kuncinya adalah berpikir kreatif dan tidak berhenti berusaha. Inilah saatnya untuk memulai sesuatu yang baru. Apapun itu. Memulai karir di tempat baru atau bahkan merintis usaha sendiri.

Banyak orang-orang sukses yang memulai karirnya setelah mereka kehilangan pekerjaan. Penulis terkenal dari Inggris, J.K. Rowling, menulis Novel Harry Potter ketika ia tidak punya pekerjaan dan hidupnya tergantung dari tunjangan pemerintah. Namun pemikiran kreatifnya menghasilkan salah satu novel yang paling laris di dunia dan mendatangkan keuntungan milyaran dollar.

Hidup kreatif dimulai dari sikap yang kita ambil secara sadar terhadap kejadian yang kita alami. Manusia tidak diciptakan untuk menerima keadaan begitu saja tetapi untuk berusaha membuat hidup yang terbaik bagi dirinya.

Susunlah rencana baru dan kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang mendukung tujuan Anda: keluarga dekat, sahabat, motivator, pelatih, dll. Dengan memelihara sikap positif Anda memastikan berjalan di rute menuju keberhasilan.